SALATIGA | SEKEDARINFO.NET – Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga Jawa Tengah, dipercaya menjadi penyelenggara ajang ilmiah internasional XV International Symposium on Nano & Supramolecular Chemistry (ISNSC) 2026 yang akan digelar di Bali pada 9–12 Agustus 2026 mendatang.
Kegiatan internasional tersebut akan mempertemukan ilmuwan, peneliti, akademisi, dan mahasiswa dari berbagai negara untuk membahas perkembangan terbaru di bidang nano dan supramolecular chemistry sekaligus memperkuat kolaborasi riset global.
Simposium ini juga menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-34 Fakultas Sains dan Matematika (FSM) UKSW.
Ketua Penyelenggara ISNSC 2026, Dewi K.A. Kusumahastuti, mengatakan pemilihan Bali sebagai lokasi kegiatan dinilai strategis karena memiliki akses internasional yang baik serta daya tarik budaya dan alam yang mendukung suasana konferensi ilmiah.
“Suasana Bali diharapkan dapat menjadi ruang yang nyaman dan inspiratif untuk diskusi ilmiah sekaligus mempererat jejaring kerja sama antarpeneliti dunia,” ujarnya.
ISNSC pertama kali diselenggarakan di Busan, Korea Selatan, pada 2007 atas prakarsa Yang Kim. Sejak saat itu, simposium tersebut rutin digelar setiap tahun di berbagai negara, termasuk Chiang Mai pada 2023, Sardinia pada 2024, dan Santiago pada 2025.
Dalam ISNSC 2026, panitia juga akan menggelar sesi penghormatan bagi Leonard F. Lindoy yang merayakan ulang tahunnya ke-90. Ilmuwan senior tersebut dikenal luas atas kontribusinya dalam pengembangan kimia supramolekular.
Selain menghadirkan ilmuwan ternama dunia, konferensi ini juga memberi perhatian pada pengembangan ilmuwan muda. Panitia menyiapkan penghargaan bagi presentasi oral dan poster terbaik dari peneliti muda yang didukung sejumlah penerbit ilmiah internasional.
“Mahasiswa yang mempresentasikan poster juga akan didorong mengikuti sesi Flash Talk untuk memperluas kesempatan berbagi ide dan pengalaman riset,” kata Dewi.
Sejumlah ilmuwan internasional dijadwalkan hadir dalam simposium tersebut, di antaranya Jonathan Nitschke, Selvan Demir, Jan J. Weigand, dan Silvia Marchesan.
Rangkaian kegiatan ISNSC 2026 akan dimulai dengan pembukaan dan sesi plenary pada 9 Agustus 2026. Selanjutnya, peserta akan mengikuti keynote presentation, oral presentation, poster session, serta Flash Talk mahasiswa pada 10–11 Agustus 2026.
Kegiatan juga akan diisi dengan jamuan konferensi dan agenda budaya sebelum ditutup pada 12 Agustus 2026 dengan pengumuman penghargaan bagi ilmuwan muda terbaik.
Pendaftaran peserta melalui skema Regular Registration dibuka hingga 9 Juli 2026 melalui laman isnsc2026.uksw.edu�. Panitia juga menyediakan kategori khusus bagi mahasiswa, peneliti pensiunan, dan postdoctoral researcher guna memperluas partisipasi akademisi dan ilmuwan muda.
Melalui penyelenggaraan ISNSC 2026, UKSW berharap dapat memperkuat jejaring riset internasional sekaligus memperkenalkan Indonesia dan Bali sebagai pusat pertemuan ilmiah dunia yang mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan inovasi global.***(AT)






