Ratusan Siswa SMPIT Nidaul Hikmah Salatiga Belajar Hidup di Desa Tanpa HP Lewat Program Live In

Senin, 4 Mei 2026 - 03:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALATIGA | SEKEDARINFO.NET– Di tengah kuatnya arus digital yang kian melekat dalam kehidupan remaja, SMPIT Nidaul Hikmah Kota Salatiga Jawa Tengah mengambil langkah berbeda. Sebanyak 102 siswa kelas IX diajak menjalani pendidikan tanpa gawai melalui program Live In di Desa Cendana, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah selama delapan hari, mulai 27 April hingga 4 Mei 2026.

Program ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan siswa terhadap gadget sekaligus memperkuat pendidikan karakter. Selama kegiatan berlangsung, para siswa tidak diperkenankan bergantung pada ponsel dan harus beradaptasi dengan kehidupan masyarakat desa.

INFO LAINYA  Operasional Haji 2026 Hari ke-12 Berjalan Lancar, Jemaah Diingatkan Bayar Dam Lewat Mekanisme Resmi

Alih-alih tinggal di penginapan, para siswa hidup bersama keluarga warga sebagai “anak asuh”. Mereka menjalani aktivitas harian layaknya masyarakat setempat, mulai bangun sebelum subuh, membantu memasak, mencari kayu bakar, hingga bekerja di sawah dan ladang.

Guru pendamping, Ikhsan Fahmi, menjelaskan bahwa Live In menjadi sarana pembelajaran nyata yang tidak bisa digantikan oleh teori di kelas, terutama dalam membentuk kemandirian dan mengurangi ketergantungan pada teknologi.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memutus sejenak ketergantungan anak-anak pada gawai dan fasilitas instan. Mereka belajar langsung dari kehidupan masyarakat, membangun empati, serta melatih kemampuan menyelesaikan masalah secara mandiri,” ujarnya.

INFO LAINYA  UKSW Dukung Keberlanjutan Sekolah Lansia Purbaya di Salatiga

Kepala Desa Cendana, Sujono, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, program Live In menjadi jembatan interaksi antara generasi muda dengan kehidupan pedesaan yang sarat nilai-nilai kebersamaan.

“Anak-anak bisa belajar tentang gotong royong, kesederhanaan, dan sopan santun. Nilai-nilai ini penting sebagai penyeimbang di tengah kehidupan modern yang serba digital,” kata Sujono.

Salah satu peserta, Avinza Meivano, mengaku awalnya mengalami kesulitan beradaptasi tanpa gadget dan dengan rutinitas desa yang cukup berat. Namun, pengalaman tersebut justru memberikan pelajaran berharga.

INFO LAINYA  Mahasiswa Psikologi UKSW Raih Juara II Nasional lewat Esai tentang Seksisme di Media Sosial

“Awalnya terasa capek karena harus bangun pagi dan ikut bekerja. Tapi saya jadi lebih bersyukur. Hidup sederhana di desa membuat saya belajar menghargai apa yang saya punya,” ungkapnya.

Melalui program ini, SMPIT Nidaul Hikmah Salatiga menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, dan ketangguhan mental siswa di tengah dominasi teknologi. (AT)

Berita Terkait

UKSW Dukung Keberlanjutan Sekolah Lansia Purbaya di Salatiga
Pelatihan Konten Kreator Dibuka, Warga Salatiga Antusias Tangkap Peluang Ekonomi Digital
UIN Salatiga Kukuhkan 3.167 Guru Profesional, Menteri Wihaji Soroti Tantangan Pendidikan Era Digital
Festival HAM UKSW 2026, Menteri HAM RI Natalius Pigai Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Kemanusiaan
Akan Dibangun Monumen Peringatan Pelarangan Penggunaan Knalpot Brong di SMKN 3 Salatiga
Dari Jijik Jadi Cuan, Siswa MTsN Semarang Sulap Sampah Organik MBG Menjadi Bernilai Ekonomi
UKSW Akan Gelar Simposium Kimia Internasional ISNSC 2026 di Bali
Tanamkan Nilai Kebangsaan Sejak Dini, Siswa KB RA Yaa Bunayya Kunjungi Kodim 0714 Salatiga

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 21:41

UKSW Dukung Keberlanjutan Sekolah Lansia Purbaya di Salatiga

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:28

Pelatihan Konten Kreator Dibuka, Warga Salatiga Antusias Tangkap Peluang Ekonomi Digital

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:42

UIN Salatiga Kukuhkan 3.167 Guru Profesional, Menteri Wihaji Soroti Tantangan Pendidikan Era Digital

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:57

Festival HAM UKSW 2026, Menteri HAM RI Natalius Pigai Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Kemanusiaan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:12

Akan Dibangun Monumen Peringatan Pelarangan Penggunaan Knalpot Brong di SMKN 3 Salatiga

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:01

Dari Jijik Jadi Cuan, Siswa MTsN Semarang Sulap Sampah Organik MBG Menjadi Bernilai Ekonomi

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:32

UKSW Akan Gelar Simposium Kimia Internasional ISNSC 2026 di Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:19

Tanamkan Nilai Kebangsaan Sejak Dini, Siswa KB RA Yaa Bunayya Kunjungi Kodim 0714 Salatiga

Berita Terbaru

INFO PERISTIWA

Lansia Asal Tegal Tersesat Usai Berwisata di Celosia Bandungan

Senin, 29 Jun 2026 - 23:21

INFO PENDIDIKAN

UKSW Dukung Keberlanjutan Sekolah Lansia Purbaya di Salatiga

Senin, 29 Jun 2026 - 21:41