KABUPATEN SEMARANG | SEKEDARINFO.NET – Ratusan kendaraan dinas berpelat merah maupun kendaraan pribadi milik Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Semarang menjadi sasaran inspeksi mendadak (sidak) pajak yang digelar UPPD Samsat Ungaran, Rabu (13/5/2026).
Dalam sidak yang berlangsung di area parkir kompleks Setda Kabupaten Semarang itu, petugas menemukan sejumlah kendaraan yang belum membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), baik pajak tahunan maupun pajak lima tahunan. Bahkan, satu kendaraan dinas berpelat merah turut tercatat menunggak pajak.
Kegiatan bertajuk Gerakan Disiplin Pajak untuk Rakyat atau Gadis Pantura tersebut merupakan sinergi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui UPPD Samsat Ungaran bersama Pemerintah Kabupaten Semarang. Operasi ini bertujuan meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan di kalangan ASN.
Petugas memeriksa lebih dari seratus kendaraan menggunakan aplikasi pengecekan pajak kendaraan bermotor. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan beberapa kendaraan roda dua serta dua hingga tiga kendaraan roda empat yang pajaknya telah jatuh tempo.
Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan BKUD Kabupaten Semarang, Arief Nugroho, mengatakan pemeriksaan dilakukan terhadap kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi milik ASN di seluruh perangkat daerah.
“Pemeriksaan ini untuk meningkatkan kedisiplinan pembayaran pajak kendaraan, baik kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi ASN,” ujar Arief Nugroho.
Meski menemukan sejumlah pelanggaran, penindakan dilakukan secara persuasif. Petugas hanya memberikan peringatan berupa flyer atau stiker pemberitahuan yang ditempel pada kendaraan yang menunggak pajak.
Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Ungaran, Dwi Aseanto, menyebut metode Operasi Tempel (OTT) dinilai cukup efektif untuk meningkatkan kesadaran ASN dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan.
“Biasanya setelah mendapat peringatan, ada penekanan dari pimpinan instansi sehingga pemilik kendaraan segera melunasi pajaknya,” kata Dwi Aseanto.
Ia menambahkan, hasil sidak akan dituangkan dalam berita acara dan dilaporkan kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti. Sidak dilakukan secara mendadak agar kendaraan yang menunggak pajak tetap berada di lokasi saat pemeriksaan berlangsung.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor di lingkungan pemerintahan sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat luas.***(AT)






