Pulang Haji Jalan Kaki 40 Kilometer, Jemaah Asal Kabupaten Semarang Tunaikan Nazar

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYOLALI | SEKEDARINFO.NET – Seorang jemaah haji asal Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah memilih cara tak biasa saat pulang dari Tanah Suci. Mustofa Ismail (67) menunaikan nazarnya dengan berjalan kaki sejauh sekitar 40 kilometer dari Asrama Haji Donohudan, Boyolali, menuju rumahnya, Kamis (11/6/2026).

Di tengah suasana penjemputan jemaah haji Kloter 23 Embarkasi Solo di Asrama Haji Donohudan, Mustofa tampak berbeda dari jemaah lainnya. Setelah proses serah terima jemaah dari pihak embarkasi kepada petugas haji daerah, ia langsung bersiap melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.

Berbekal caping bertuliskan lafaz Allah dan ayat Al-Qur’an serta membawa barang bawaan secukupnya, Mustofa meninggalkan asrama haji didampingi adik dan keluarganya.

INFO LAINYA  Gelar Sidak Pajak, Samsat Temukan Kendaraan Plat Merah dan ASN Menunggak Pajak

Meski sempat disarankan petugas untuk pulang bersama rombongan menggunakan kendaraan, Mustofa tetap teguh menjalankan nazar yang telah diucapkannya sejak mengikuti manasik haji.

Menurut Mustofa, perjalanan kaki tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas kesehatan dan kelancaran yang diberikan Allah sehingga dirinya dapat menunaikan ibadah haji dengan baik.

“Saya masih diberi kesehatan untuk ibadah dengan berjalan kaki sampai rumah. Biar sehat juga, sambil banyak berzikir, baca selawat dan tasbih,” ujar Mustofa.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani itu mengaku nazar tersebut sudah lama diniatkannya. Selama perjalanan, ia bertekad mengisi setiap langkah dengan zikir dan selawat.

Perjalanan dari Donohudan menuju rumahnya di Kecamatan Suruh diperkirakan menempuh jarak sekitar 40 kilometer. Di bawah terik matahari, Mustofa beberapa kali beristirahat bersama adiknya untuk melepas lelah, minum, dan meregangkan otot sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

INFO LAINYA  Dengan Pengawalan Ketat Petugas, Seorang Warga Binaan Rutan Salatiga Jalani Operasi Katarak

Putra Mustofa, Ahmad Muntaha, mengatakan keluarga mendukung keputusan sang ayah dan mengawal perjalanan tersebut demi memastikan kondisinya tetap aman hingga tiba di rumah.

“Yang penting kemauan orang tua dituruti. Mau jalan kaki ya kami kawal sebagai anak. Yang penting orang tua senang,” kata Ahmad.
Ia menambahkan, sebelum berangkat ke Tanah Suci, Mustofa juga telah melakukan hal serupa dengan berjalan kaki dari rumah menuju Kantor Kecamatan Suruh saat pelepasan jemaah haji.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Fitriyanto, mengungkapkan pihaknya sebenarnya telah menyarankan agar Mustofa menunaikan nazarnya setelah tiba di Kabupaten Semarang mengingat kondisi jemaah yang baru menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi.

INFO LAINYA  Proses Pembuatan Gelang Identitas Haji di Asrama Haji Boyolali

“Kami sarankan nanti sampai kecamatan saja untuk jalan kaki sampai rumah. Tapi karena beliau sudah bernazar dan tetap bersikukuh, tentu kami tidak bisa menghalangi,” jelas Fitriyanto.

Menurutnya, setelah jemaah diserahkan kepada petugas haji daerah, tanggung jawab pengawalan perjalanan selanjutnya berada di bawah koordinasi petugas daerah dan keluarga.

Aksi Mustofa tersebut menjadi perhatian banyak orang di Asrama Haji Donohudan. Di usia yang tidak lagi muda, ia menunjukkan keteguhan dalam menepati nazar sekaligus mengekspresikan rasa syukur atas kesehatan dan kesempatan menunaikan ibadah haji hingga selesai.***(AT)

Berita Terkait

Antrean Panjang RSUD Salatiga Jadi Sorotan dalam Forum Konsultasi Publik
Sularman Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Salatiga Gantikan Heru Prastyo
Puluhan Motor Berknalpot Brong Terjaring Razia Polres Salatiga
Gelar Sidak Pajak, Samsat Temukan Kendaraan Plat Merah dan ASN Menunggak Pajak
Dengan Pengawalan Ketat Petugas, Seorang Warga Binaan Rutan Salatiga Jalani Operasi Katarak
Sebanyak 28 Anggota Polri, 1 PHL dan 5 Warga Terima Penghargaan dari Kapolres Salatiga
Sebanyak 354 Jemaah Calon Haji Kloter 57 Boyolali Diberangkatkan Ke Asrama Haji Donohudan
Sosialisasi JKN di Desa Bener, Warga Diajak Maksimalkan Layanan BPJS Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:55

Pulang Haji Jalan Kaki 40 Kilometer, Jemaah Asal Kabupaten Semarang Tunaikan Nazar

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:02

Antrean Panjang RSUD Salatiga Jadi Sorotan dalam Forum Konsultasi Publik

Senin, 18 Mei 2026 - 11:29

Sularman Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Salatiga Gantikan Heru Prastyo

Minggu, 17 Mei 2026 - 02:09

Puluhan Motor Berknalpot Brong Terjaring Razia Polres Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:07

Gelar Sidak Pajak, Samsat Temukan Kendaraan Plat Merah dan ASN Menunggak Pajak

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:50

Dengan Pengawalan Ketat Petugas, Seorang Warga Binaan Rutan Salatiga Jalani Operasi Katarak

Senin, 11 Mei 2026 - 13:32

Sebanyak 28 Anggota Polri, 1 PHL dan 5 Warga Terima Penghargaan dari Kapolres Salatiga

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:59

Sebanyak 354 Jemaah Calon Haji Kloter 57 Boyolali Diberangkatkan Ke Asrama Haji Donohudan

Berita Terbaru