UIN Salatiga Kukuhkan 3.167 Guru Profesional, Menteri Wihaji Soroti Tantangan Pendidikan Era Digital

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALATIGA | SEKEDARINFO.NET — Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mengukuhkan sebanyak 3.167 Guru Profesional Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025 dalam prosesi Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Guru Profesional di Gedung Auditorium Student Center Prof. Dr. H. Achmadi, Kampus 3 UIN Salatiga Jawa Tengah, Sabtu (20/6/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi penanda resmi bagi ribuan peserta yang telah dinyatakan lulus Uji Kompetensi Mahasiswa PPG (UKMPPG) dan berhak menyandang gelar guru profesional.

Acara turut dihadiri Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN), Wihaji. Dalam kesempatan itu, Wihaji menyampaikan orasi ilmiah sekaligus menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan UIN Salatiga untuk memperkuat sinergi program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) melalui jalur pendidikan dan pengabdian masyarakat.

Dalam orasinya, Wihaji menegaskan bahwa keluarga dan sekolah merupakan dua elemen yang tidak dapat dipisahkan dalam membangun generasi masa depan.

INFO LAINYA  Dua Residivis Pembobol Kantor Koperasi di Salatiga Ditangkap, Telah Beraksi di 15 Lokasi

“Keluarga dan sekolah adalah dua sisi dari satu koin yang sama. Bangsa ini tidak akan pernah bisa mewujudkan Indonesia Emas 2045 jika kedua pilar tersebut berjalan sendiri-sendiri,” ujar Wihaji.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi guru saat ini semakin kompleks. Selain mengejar target kurikulum, guru juga harus menghadapi berbagai persoalan sosial dan digital yang memengaruhi perkembangan peserta didik.

“Para pendidik kini berhadapan langsung dengan isu kontemporer yang mengintai mentalitas anak, seperti maraknya judi online, pornografi, perundungan siber, hingga degradasi komunikasi keluarga akibat tekanan ekonomi,” katanya.

Wihaji menilai peran guru tetap tidak tergantikan meski perkembangan teknologi semakin pesat. Menurut dia, pengetahuan dapat diperoleh melalui kecerdasan buatan maupun mesin pencari, namun pendidikan karakter dan nilai tetap membutuhkan kehadiran guru.

INFO LAINYA  Guru MGMP IPS Hidupkan Sejarah di Benteng Willem I Ambarawa Lewat Outing Class

Melalui kerja sama antara Kemendukbangga/BKKBN dan UIN Salatiga, program Bangga Kencana akan diintegrasikan ke dalam jalur pendidikan. Ia berharap para guru profesional mampu menjadi penghubung yang aktif antara sekolah dan keluarga.

“Saya menitipkan pesan agar para guru yang dikukuhkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang aktif dengan orang tua murid demi memastikan anak-anak tumbuh di lingkungan keluarga yang bahagia,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag., menyebut tema orasi ilmiah yang disampaikan Menteri Wihaji sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.

“Generasi emas di sekolah harus tetap ditopang oleh keluarga yang kokoh, dan guru profesional adalah jembatan utamanya,” kata Zakiyuddin.

INFO LAINYA  Truk Fuso Tabrak Belakang Truk Tronton Parkir di JLS Salatiga, Sopir Luka Ringan

Ia juga berpesan agar para guru profesional tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga pembimbing karakter dan penjaga nilai spiritual peserta didik.

Menurutnya, gelar guru profesional dan sertifikat pendidik yang diterima para lulusan merupakan legitimasi atas kompetensi yang dimiliki, termasuk kemampuan menguasai teknologi dan pengembangan keilmuan.

“Guru wajib mengajarkan ilmu sekaligus membimbing karakter dan spiritualitas siswa. Di tengah gempuran nilai-nilai luar yang merusak lewat gawai, guru harus mampu menjadi oase bagi anak didik,” tegasnya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri Wihaji didampingi Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat Wahyuniati, Staf Khusus Kemendukbangga/BKKBN Triyaka Lisdiyanta, Plt Direktur Pendayagunaan Lembaga Organisasi Kemasyarakatan Yuni Hastutiningsih, serta Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah Rusman Efendi.***(AT)

Berita Terkait

UKSW Dukung Keberlanjutan Sekolah Lansia Purbaya di Salatiga
Pelatihan Konten Kreator Dibuka, Warga Salatiga Antusias Tangkap Peluang Ekonomi Digital
Festival HAM UKSW 2026, Menteri HAM RI Natalius Pigai Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Kemanusiaan
Akan Dibangun Monumen Peringatan Pelarangan Penggunaan Knalpot Brong di SMKN 3 Salatiga
Dari Jijik Jadi Cuan, Siswa MTsN Semarang Sulap Sampah Organik MBG Menjadi Bernilai Ekonomi
UKSW Akan Gelar Simposium Kimia Internasional ISNSC 2026 di Bali
Tanamkan Nilai Kebangsaan Sejak Dini, Siswa KB RA Yaa Bunayya Kunjungi Kodim 0714 Salatiga
Ratusan Mahasiswa PPG UKSW Ikuti Pendidikan Bela Negara di Yonif 411/Pandawa

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 21:41

UKSW Dukung Keberlanjutan Sekolah Lansia Purbaya di Salatiga

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:28

Pelatihan Konten Kreator Dibuka, Warga Salatiga Antusias Tangkap Peluang Ekonomi Digital

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:42

UIN Salatiga Kukuhkan 3.167 Guru Profesional, Menteri Wihaji Soroti Tantangan Pendidikan Era Digital

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:57

Festival HAM UKSW 2026, Menteri HAM RI Natalius Pigai Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Kemanusiaan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:12

Akan Dibangun Monumen Peringatan Pelarangan Penggunaan Knalpot Brong di SMKN 3 Salatiga

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:01

Dari Jijik Jadi Cuan, Siswa MTsN Semarang Sulap Sampah Organik MBG Menjadi Bernilai Ekonomi

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:32

UKSW Akan Gelar Simposium Kimia Internasional ISNSC 2026 di Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:19

Tanamkan Nilai Kebangsaan Sejak Dini, Siswa KB RA Yaa Bunayya Kunjungi Kodim 0714 Salatiga

Berita Terbaru

INFO PERISTIWA

Lansia Asal Tegal Tersesat Usai Berwisata di Celosia Bandungan

Senin, 29 Jun 2026 - 23:21

INFO PENDIDIKAN

UKSW Dukung Keberlanjutan Sekolah Lansia Purbaya di Salatiga

Senin, 29 Jun 2026 - 21:41