Peringati Hari Tari Sedunia, Puluhan Penari Tengaran Tampilkan Kreasi di HANJOGED

Senin, 4 Mei 2026 - 01:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB SEMARANG | SEKEDARINFO. NET– Suasana malam Minggu di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, yang biasanya tenang, mendadak semarak pada Sabtu (2/5/2026). Puluhan penari dari Sanggar Tari Cakra Pamungkas Karangduren tampil memukau dalam gelaran bertajuk HANJOGED.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Tari sedunia, sekaligus merayakan ulang tahun ke-4 Sanggar Tari Cakra Pamungkas serta Hari Ulang Tahun Kecamatan Tengaran. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pengunjung yang memadati area RTH untuk menyaksikan pertunjukan.

INFO LAINYA  Sambut Tahun Baru Islam, Pawai Ta'aruf Warnai Harmoni Toleransi di Kota Salatiga

Ketua Sanggar Tari Cakra Pamungkas, Nike Widaryati, mengatakan bahwa acara ini menjadi upaya nyata dalam melestarikan budaya Nusantara, khususnya seni tari.

“Kami ingin mengajak masyarakat lebih mengenal dan mencintai budaya, terutama seni tari. Harapannya, budaya ini akan terus lestari dan diminati generasi muda,” ujarnya.

Dalam pertunjukan tersebut, para penari menampilkan berbagai tarian tradisional, di antaranya Tari Kukilo dan sejumlah tarian kreasi lainnya yang memikat perhatian penonton.

INFO LAINYA  Remaja Tewas Tenggelam Tidak Kuat Melawan Arus Saat Berenang Menyeberangi Sungai

Nike menambahkan, meski baru berdiri selama empat tahun, sanggar yang dipimpinnya telah menunjukkan perkembangan signifikan. Saat ini, Sanggar Cakra Pamungkas didukung oleh dua pelatih tari, yakni Ida Ayu dan Mutiara, yang aktif membina anak-anak dan remaja.

“Alhamdulillah, meski masih tergolong muda, kami sudah mampu mencetak penari-penari berbakat yang bisa dibanggakan,” tambah Nike, yang juga berprofesi sebagai guru di TK PGRI Karangduren.

INFO LAINYA  Truk Molen Terguling di Sepakung, Diduga Tak Kuat Menanjak di Jalan Curam

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Camat Tengaran Sri Sulistyorini, Kepala Desa Klero Winarno, Ketua Korwil Bidikcam Tengaran Eko Lesmono, serta Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Semarang Pujo Pramujito.

Kehadiran mereka sekaligus memberikan dukungan berupa bantuan dana pembinaan bagi sanggar.

Melalui kegiatan HANJOGED ini, diharapkan seni tari tradisional semakin dikenal luas dan terus berkembang di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. (AT)

Berita Terkait

Sambut Tahun Baru Islam, Pawai Ta’aruf Warnai Harmoni Toleransi di Kota Salatiga
Pawai Taaruf Semarakkan Tahun Baru Islam di Salatiga, Perkuat Persatuan dan Toleransi Umat
Tradisi Kupatan Sambut 1 Suro 2026, Warga Ungaran Doakan Keselamatan dan Keberkahan
Dinas Perpustakaan Jateng Digitalisasi 17 Naskah Kuno Milik Kolektor Salatiga

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:28

Sambut Tahun Baru Islam, Pawai Ta’aruf Warnai Harmoni Toleransi di Kota Salatiga

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:18

Pawai Taaruf Semarakkan Tahun Baru Islam di Salatiga, Perkuat Persatuan dan Toleransi Umat

Senin, 15 Juni 2026 - 20:45

Tradisi Kupatan Sambut 1 Suro 2026, Warga Ungaran Doakan Keselamatan dan Keberkahan

Senin, 25 Mei 2026 - 16:27

Dinas Perpustakaan Jateng Digitalisasi 17 Naskah Kuno Milik Kolektor Salatiga

Senin, 4 Mei 2026 - 01:27

Peringati Hari Tari Sedunia, Puluhan Penari Tengaran Tampilkan Kreasi di HANJOGED

Berita Terbaru

INFO PERISTIWA

Lansia Asal Tegal Tersesat Usai Berwisata di Celosia Bandungan

Senin, 29 Jun 2026 - 23:21

INFO PENDIDIKAN

UKSW Dukung Keberlanjutan Sekolah Lansia Purbaya di Salatiga

Senin, 29 Jun 2026 - 21:41