Depresi Tak Dapat Kerja, Pria di Salatiga Ditemukan Tewas Gantung Diri

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALATIGA | SEKEDARINFO.NET – Seorang pria berinisial Ng (47), warga Kampung Grogol, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Jawa Tengah ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri di kamar kosnya, Selasa (19/5/2026) pagi.

Korban yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas ditemukan dalam kondisi tergantung menggunakan tali yang dikaitkan pada tiang penyangga atap kamar kos di Jalan Dewi Kunti No. 34 RT 12 RW 04.

INFO LAINYA  Truk Tangki Minyak Goreng Rem Blong Tabrak Tiga Kendaraan, Satu Pengendara Motor Tewas

Kapolsek Sidomukti, Kompol Sunoto, SH, mengatakan peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 08.40 WIB oleh anggota keluarga korban yang curiga karena pintu kamar korban masih tertutup sejak pagi.

“Saksi kemudian membuka pintu kamar dan mendapati korban sudah dalam keadaan tergantung,” ujar Kompol Sunoto.

Menurut keterangan keluarga, korban terakhir terlihat pada Senin malam setelah pulang dari Boyolali untuk mencari pekerjaan. Korban disebut sempat mengeluhkan sulit mendapatkan pekerjaan.

INFO LAINYA  Masih Membandel, Puluhan Motor Knalpot Brong Kembali Terjaring Razia Polres Salatiga

Usai menerima laporan, petugas Polsek Sidomukti bersama tenaga medis dari Puskesmas Kalicacing mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal.

“Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diperkirakan korban meninggal dunia sekitar 8 hingga 12 jam sebelum ditemukan,” jelasnya.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan resmi.

INFO LAINYA  Remaja Tewas Tenggelam Tidak Kuat Melawan Arus Saat Berenang Menyeberangi Sungai

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Kapolsek Sidomukti juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi sosial dan psikologis warga di lingkungan sekitar.
“Peran keluarga dan lingkungan sangat penting untuk saling memperhatikan dan memberikan dukungan kepada warga yang sedang menghadapi persoalan hidup,” pungkasnya.***(AT)

Berita Terkait

Truk Tangki Minyak Goreng Rem Blong Tabrak Tiga Kendaraan, Satu Pengendara Motor Tewas
Pemakaman Empat Orang Satu Keluarga yang Tewas di Dalam Glamping Posong Dimakamkan di Banyubiru
Empat Wisatawan asal Ambarawa Tewas di Dalam Tenda Glamping Posong Temanggung
Diduga Serangan Jantung, Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal Saat Bekerja
Masih Membandel, Puluhan Motor Knalpot Brong Kembali Terjaring Razia Polres Salatiga
Diduga Korsleting Magicom, Empat Rumah di Bancak Terbakar
Buang Air Besar di Saluran Irigasi, Pria 65 Tahun di Semarang Terseret Air Bah hingga Tewas
Pria Tanpa Identitas Hanyut di Banjir Kanal Barat Semarang

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:21

Truk Tangki Minyak Goreng Rem Blong Tabrak Tiga Kendaraan, Satu Pengendara Motor Tewas

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:55

Pemakaman Empat Orang Satu Keluarga yang Tewas di Dalam Glamping Posong Dimakamkan di Banyubiru

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:23

Empat Wisatawan asal Ambarawa Tewas di Dalam Tenda Glamping Posong Temanggung

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:56

Diduga Serangan Jantung, Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal Saat Bekerja

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:21

Masih Membandel, Puluhan Motor Knalpot Brong Kembali Terjaring Razia Polres Salatiga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:02

Diduga Korsleting Magicom, Empat Rumah di Bancak Terbakar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:09

Buang Air Besar di Saluran Irigasi, Pria 65 Tahun di Semarang Terseret Air Bah hingga Tewas

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:03

Pria Tanpa Identitas Hanyut di Banjir Kanal Barat Semarang

Berita Terbaru