Selada Premium BUMDes Menara Karangduren Pasok Pasar Jawa Timur

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN SEMARANG | SEKEDARINFO.NET – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Menuju Masyarakat Sejahtera (Menara) Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terus menunjukkan perkembangan positif melalui berbagai unit usaha yang dikelola. Tidak hanya mengelola pasar tradisional dan jasa persewaan, BUMDes ini kini sukses mengembangkan budidaya selada premium berbasis hidroponik dan akuaponik yang mulai menembus pasar Jawa Timur.

Kepala Desa Karangduren, Muhamad Noor Majid, mengatakan pengembangan sektor ketahanan pangan dilakukan dengan memanfaatkan alokasi 20 persen Dana Desa tahun 2025. Dana tersebut digunakan untuk membangun sistem pertanian modern melalui greenhouse yang dikelola unit usaha BUMDes Lungo Tani.

INFO LAINYA  Kambing Boer dari Desa Duren, Harapan Baru Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

“Fokus utama di BUMDes Lungo Tani adalah budidaya selada varietas premium. Selain itu juga ada berbagai jenis sayuran lain serta budidaya ikan nila yang dikelola dalam satu kawasan greenhouse,” ujar Majid saat ditemui wartawan.

Greenhouse yang dibangun di atas lahan milik desa itu memiliki luas sekitar 300 meter persegi. Di dalamnya diterapkan sistem hidroponik dan akuaponik yang memungkinkan budidaya tanaman dan perikanan berjalan secara terpadu dan efisien.

INFO LAINYA  Hotel Kambing di Kudus, Perawatan Premium Hewan Kurban Jadi Daya Tarik Pembeli

Hasil panen selada premium dari BUMDes Karangduren kini tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, namun juga mulai dipasarkan ke sejumlah wilayah di Jawa Timur. Permintaan pasar yang terus meningkat menjadi peluang baru bagi desa untuk mengembangkan sektor pertanian modern berbasis teknologi.

Menurut Majid, pengelolaan BUMDes yang optimal memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan desa. Dari seluruh unit usaha yang dijalankan, kontribusi BUMDes terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) mencapai sekitar 60 persen.

INFO LAINYA  Kambing Boer dari Desa Duren, Harapan Baru Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

“Nilai ini sangat berarti bagi desa, terutama di tengah kondisi krisis fiskal yang terjadi saat ini,” katanya.

Capaian tersebut menjadikan Desa Karangduren sebagai desa dengan kontribusi PADes terbesar dari sektor BUMDes di wilayah Kecamatan Tengaran.

Keberhasilan BUMDes Menara Karangduren dinilai menjadi contoh pengelolaan usaha desa yang produktif dan berkelanjutan. Dengan memadukan sektor pertanian modern, perikanan, serta unit usaha jasa lainnya, desa mampu menciptakan sumber ekonomi baru sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.***(AT)

Berita Terkait

Kambing Boer dari Desa Duren, Harapan Baru Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga
Hotel Kambing di Kudus, Perawatan Premium Hewan Kurban Jadi Daya Tarik Pembeli

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:50

Kambing Boer dari Desa Duren, Harapan Baru Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:21

Selada Premium BUMDes Menara Karangduren Pasok Pasar Jawa Timur

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:59

Hotel Kambing di Kudus, Perawatan Premium Hewan Kurban Jadi Daya Tarik Pembeli

Berita Terbaru