DPRD Kabupaten Semarang Minta Pembangunan IPAL TPA Blondo Dipercepat

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN SEMARANG | SEKEDARINFO.NET – Warga Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah kembali menyuarakan keluhan terkait pencemaran air lindi yang diduga berasal dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Blondo. Keluhan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Komisi C DPRD Kabupaten Semarang dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Semarang, Rabu (17/06/2026).

Dalam pertemuan tersebut, warga mengungkapkan dampak pencemaran yang telah berlangsung selama bertahun-tahun dan dinilai semakin merugikan masyarakat, khususnya para petani di wilayah terdampak.

Pendamping warga terdampak, Tugiono, mengatakan pencemaran diduga telah menyebabkan puluhan hektare lahan pertanian mengalami penurunan produktivitas. Bahkan, sebagian lahan disebut tidak lagi dapat dimanfaatkan untuk bercocok tanam.

INFO LAINYA  Halal Bihalal FKPPI Jateng Digelar di Salatiga, Perkuat Peran Sosial Organisasi

Menurutnya, kondisi tersebut dipicu meluapnya air lindi ke Sungai Bade yang selama ini menjadi sumber air bagi lahan pertanian dan kebutuhan sehari-hari warga.

Selain menuntut ganti rugi atas kerusakan lahan, masyarakat juga mendesak pemerintah daerah segera menangani sumber pencemaran secara menyeluruh.

Komisi C DPRD Kabupaten Semarang bersama DLH kemudian melakukan inspeksi lapangan ke TPA Blondo dan sejumlah lokasi terdampak. Dari hasil peninjauan tersebut, penanganan air lindi di TPA Blondo dinilai masih belum optimal.

INFO LAINYA  Rakernis Adeksi di Salatiga Bahas Solusi Nasional Tata Kelola Sampah

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Wisnu Wahyudi, menegaskan pihaknya mendorong Pemerintah Kabupaten Semarang untuk menjadikan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di TPA Blondo sebagai prioritas.

“Penyelesaian persoalan pencemaran tidak bisa ditunda lagi. Pembangunan IPAL harus segera direalisasikan agar dampak terhadap lahan pertanian dan kehidupan masyarakat tidak terus berlanjut,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Semarang, Sri Utami, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah mengajukan usulan bantuan pendanaan kepada pemerintah pusat untuk pembangunan fasilitas pengolahan air lindi. Namun hingga kini usulan tersebut belum mendapatkan tindak lanjut.

INFO LAINYA  Sertijab JPT Pratama, Wali Kota Salatiga Tekankan Akselerasi Kinerja dan Profesionalisme

Meski demikian, Pemkab Semarang tetap berupaya mencari solusi agar penanganan pencemaran di sekitar TPA Blondo dapat segera dilakukan.

Komisi C DPRD Kabupaten Semarang menilai pembangunan IPAL menjadi langkah paling mendesak untuk mengurangi dampak pencemaran yang selama ini dikeluhkan warga. Selain memperbaiki kualitas lingkungan, keberadaan IPAL juga diharapkan mampu memulihkan produktivitas lahan pertanian yang terdampak pencemaran air lindi.***(AT)

Berita Terkait

Sebanyak 47 Personel Polres Salatiga Naik Pangkat di Momentum Hari Bhayangkara Ke-80
Tabur Bunga di TMP Dharma Kota Salatiga Jelang HUT Bhayangkara Ke-80
Sebanyak 183 Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Salatiga Jalankan Pendataan Usaha
Damkar Salatiga Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Rumah Warga
Polisi Selidiki Penyebab Kelangkaan Sapi Potong di Kota Salatiga
Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa Mengikuti Program Khitan Ceria
Pedagang Daging Sapi dan pedagang makanan Bertemu dengan Disdag Salatiga Bahas Dampak Kelangkaan Sapi
Akibat Pemadaman Listrik, Traffic Light Perempatan Jetis Salatiga Mati, Polisi Lakukan Pengaturan Manual

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:54

Sebanyak 47 Personel Polres Salatiga Naik Pangkat di Momentum Hari Bhayangkara Ke-80

Senin, 29 Juni 2026 - 15:36

Tabur Bunga di TMP Dharma Kota Salatiga Jelang HUT Bhayangkara Ke-80

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:06

Sebanyak 183 Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Salatiga Jalankan Pendataan Usaha

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:41

Damkar Salatiga Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Rumah Warga

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:20

Polisi Selidiki Penyebab Kelangkaan Sapi Potong di Kota Salatiga

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:22

Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa Mengikuti Program Khitan Ceria

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:52

Pedagang Daging Sapi dan pedagang makanan Bertemu dengan Disdag Salatiga Bahas Dampak Kelangkaan Sapi

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:02

Akibat Pemadaman Listrik, Traffic Light Perempatan Jetis Salatiga Mati, Polisi Lakukan Pengaturan Manual

Berita Terbaru

INFO PERISTIWA

Lansia Asal Tegal Tersesat Usai Berwisata di Celosia Bandungan

Senin, 29 Jun 2026 - 23:21

INFO PENDIDIKAN

UKSW Dukung Keberlanjutan Sekolah Lansia Purbaya di Salatiga

Senin, 29 Jun 2026 - 21:41