Pedagang Daging Sapi dan pedagang makanan Bertemu dengan Disdag Salatiga Bahas Dampak Kelangkaan Sapi

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALATIGA | SEKEDARINFO.NET – Pedagang daging sapi, pedagang bakso, penjual masakan Padang, pedagang sate, serta Dinas Perdagangan Kota Salatiga Jawa Tengah menggelar pertemuan di Los Daging Sapi Pasar Raya I Salatiga, Rabu (24/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas dampak mogok jualan pedagang daging sapi yang telah berlangsung sejak hari Senin hingga hari Jum’at, akibat kelangkaan pasokan sapi dan tingginya harga daging.

Dalam forum tersebut, para pedagang bakso, sate dan penjual masakan Padang mengaku mulai kesulitan mendapatkan pasokan daging sapi. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap usaha mereka karena stok daging yang dimiliki semakin menipis bahkan sebagian sudah habis.

Sejumlah pedagang bakso mengeluhkan stok daging makin menipis, bahkan tidak adanya pasokan daging membuat produksi bakso terhenti. Beberapa di antaranya terpaksa mengurangi jam operasional, sementara lainnya memilih tutup sementara hingga pasokan kembali normal.

INFO LAINYA  Damkar Salatiga Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Rumah Warga

“Kami sangat terdampak. Biasanya setiap hari membutuhkan daging dalam jumlah tertentu untuk produksi bakso, tetapi sekarang sulit mendapatkan barang. Stok yang ada sudah habis sehingga ada yang terpaksa tidak berjualan, padahal mempunyai 20 karyawan” ujar Warno ketua paguyuban Pedagang bakso Rukun Santoso kota salatiga.

Keluhan serupa disampaikan para penjual masakan Padang. Mereka mengaku tidak menjual rendang, padahal menu berbahan dasar daging sapi menjadi favorit pelanggan, dan ciri khas masakan Padang, sehingga ketika pasokan tidak tersedia, omzet usaha ikut menurun.

“Kami kesulitan menyediakan rendang dan beberapa menu daging lainnya. Pelanggan banyak yang mencari, tetapi kami tidak bisa memenuhi karena stok daging tidak ada,” kata salah seorang penjual nasi Padang.

INFO LAINYA  Polres Salatiga Kembali Amankan 23 Motor Berknalpot Brong Dalam Razia Balap Liar

Sementara itu, Apri ketua paguyuban pedagang daging sapi kota Salatiga kembali menegaskan bahwa aksi mogok jualan dilakukan karena minimnya pasokan sapi potong dan tingginya harga pembelian dari pemasok.

Kondisi tersebut dinilai membuat mereka kesulitan menjalankan usaha karena terus merugi karena harga sapi terus melambung.

Agung Pitoyo kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga yang hadir dalam pertemuan tersebut menyatakan akan menampung seluruh aspirasi pedagang dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi atas persoalan pasokan sapi yang terjadi.

Pemerintah berharap aktivitas perdagangan daging sapi dapat kembali normal sehingga tidak berdampak lebih luas terhadap pelaku usaha kuliner maupun masyarakat sebagai konsumen.

“Nah, solusi dari teman-teman tadi, dari Dinas Pertanian sudah melaporkan ke Dinas Peternakan di provinsi untuk melakukan perimbangan ataupun intervensi terhadap daerah kabupaten/kota yang surplus.

INFO LAINYA  Sapi Langka, Pedagang Daging Sapi di Salatiga Mogok Jualan Lima Hari

“Salatiga ini kan lebih banyak disuplai dari sekitar Boyolali dan sebagainya, Kabupaten Semarang. Jadi kebutuhan kita memang tidak bisa dicukupi sendiri oleh Salatiga, tapi ketersediaan stok-stok sapi itu ada di luar wilayah. Nah, itu yang kita usulkan ke provinsi untuk meminta wilayah penghasil sapi mengirim sapi ke Salatiga“ Ungkap Agung Pitoyo.

Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis. Para pedagang berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kelangkaan sapi dan menstabilkan harga, sehingga rantai pasok daging sapi di Kota Salatiga kembali berjalan normal dan aktivitas ekonomi para pelaku usaha dapat pulih seperti semula..***(AT)

Berita Terkait

Sebanyak 47 Personel Polres Salatiga Naik Pangkat di Momentum Hari Bhayangkara Ke-80
Tabur Bunga di TMP Dharma Kota Salatiga Jelang HUT Bhayangkara Ke-80
Sebanyak 183 Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Salatiga Jalankan Pendataan Usaha
Damkar Salatiga Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Rumah Warga
Polisi Selidiki Penyebab Kelangkaan Sapi Potong di Kota Salatiga
Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa Mengikuti Program Khitan Ceria
Akibat Pemadaman Listrik, Traffic Light Perempatan Jetis Salatiga Mati, Polisi Lakukan Pengaturan Manual
Kemarau Mulai Berdampak, Warga Dusun Kalisari Bancak Kesulitan Air Bersih

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:54

Sebanyak 47 Personel Polres Salatiga Naik Pangkat di Momentum Hari Bhayangkara Ke-80

Senin, 29 Juni 2026 - 15:36

Tabur Bunga di TMP Dharma Kota Salatiga Jelang HUT Bhayangkara Ke-80

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:06

Sebanyak 183 Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Salatiga Jalankan Pendataan Usaha

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:41

Damkar Salatiga Evakuasi Sarang Tawon Vespa di Rumah Warga

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:20

Polisi Selidiki Penyebab Kelangkaan Sapi Potong di Kota Salatiga

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:22

Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa Mengikuti Program Khitan Ceria

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:52

Pedagang Daging Sapi dan pedagang makanan Bertemu dengan Disdag Salatiga Bahas Dampak Kelangkaan Sapi

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:02

Akibat Pemadaman Listrik, Traffic Light Perempatan Jetis Salatiga Mati, Polisi Lakukan Pengaturan Manual

Berita Terbaru

INFO PERISTIWA

Lansia Asal Tegal Tersesat Usai Berwisata di Celosia Bandungan

Senin, 29 Jun 2026 - 23:21

INFO PENDIDIKAN

UKSW Dukung Keberlanjutan Sekolah Lansia Purbaya di Salatiga

Senin, 29 Jun 2026 - 21:41