Siswa Lebah Putih & Arunika Tawarkan Solusi Masa Depan Salatiga dalam Audiensi ke Bappeda

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALATIGA | SEKEDARINFO.NET– Sejumlah siswa dari SD School of Life Lebah Putih dan SMP Arunika memaparkan hasil riset mereka terkait berbagai persoalan perkotaan dalam audiensi bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Salatiga, Senin (4/5/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis proyek yang mendorong siswa terlibat langsung dalam isu nyata di lingkungan sekitar, khususnya di Kota Salatiga yang dikenal sebagai “kota ramah generasi”.

Meski memiliki citra sebagai kota yang aman, inklusif, dan nyaman, para siswa menemukan masih adanya sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian. Riset yang dilakukan mengangkat empat tema utama, yakni kota air, infrastruktur pejalan kaki, transportasi umum, dan ruang terbuka hijau.

INFO LAINYA  Salatiga Dibidik Jadi Kota Keramik, Pemkot Dorong Kolaborasi “Holding” UMKM

Dalam prosesnya, siswa menggandeng FKIP Sejarah UKSW serta komunitas Telusur Kota Salatiga untuk memperkuat data. Hasil riset tersebut sebelumnya juga telah dipresentasikan dalam forum KOMPAK (Konferensi Muda-Mudi Berdampak).

Salah satu perwakilan siswa, Keyna, menyoroti kondisi sumber mata air di Salatiga yang dinilai mengalami penurunan debit. Ia menyebutkan hal tersebut terjadi akibat kurangnya perawatan dan perhatian.

“Perlu edukasi yang lebih masif kepada masyarakat, khususnya di sekitar sumber mata air, agar pelestarian bisa dilakukan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, siswa lainnya, Zaira, menyoroti kondisi ruang terbuka hijau yang dinilai belum optimal. Ia menekankan pentingnya taman kota yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

INFO LAINYA  Guru MGMP IPS Hidupkan Sejarah di Benteng Willem I Ambarawa Lewat Outing Class

“Ruang terbuka hijau harus bisa diakses semua orang tanpa rasa khawatir, baik karena kondisi licin, kotor, maupun minimnya pepohonan,” katanya.

Perwakilan Bappeda Kota Salatiga, Azis Muslim, mengapresiasi hasil riset para siswa yang dinilai telah menggunakan pendekatan sistematis.

“Temuan yang disampaikan tidak hanya berbasis opini, tetapi juga dilengkapi data dan hasil wawancara. Ini menjadi masukan berharga bagi perencanaan pembangunan,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Dedy Cahyono yang menilai keberanian siswa dalam mengkaji regulasi hingga merumuskan solusi merupakan langkah positif.

INFO LAINYA  Sertijab JPT Pratama, Wali Kota Salatiga Tekankan Akselerasi Kinerja dan Profesionalisme

“Pelibatan generasi muda dalam isu kota sangat penting. Apa yang dilakukan siswa ini patut diapresiasi,” katanya.

Pihak sekolah menyebut audiensi ini sebagai bagian dari proses pendidikan yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif pembelajaran. Ke depan, kolaborasi dengan Bappeda diharapkan terus berlanjut melalui program yang mendorong partisipasi generasi muda dalam pembangunan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan gagasan para siswa tidak berhenti pada tahap presentasi, tetapi dapat ditindaklanjuti menjadi program konkret. Pemerintah, komunitas, dan masyarakat pun didorong untuk membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan melibatkan suara anak dalam setiap perencanaan pembangunan di Kota Salatiga.***(AT)

Berita Terkait

Ratusan Siswa SMPIT Nidaul Hikmah Salatiga Belajar Hidup di Desa Tanpa HP Lewat Program Live In
Guru MGMP IPS Hidupkan Sejarah di Benteng Willem I Ambarawa Lewat Outing Class
Siswa MTs Aswaja Tengaran Olah Limbah Jadi Produk Kreatif, Tanamkan Kepedulian Lingkungan

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:28

Siswa Lebah Putih & Arunika Tawarkan Solusi Masa Depan Salatiga dalam Audiensi ke Bappeda

Senin, 4 Mei 2026 - 03:09

Ratusan Siswa SMPIT Nidaul Hikmah Salatiga Belajar Hidup di Desa Tanpa HP Lewat Program Live In

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:48

Guru MGMP IPS Hidupkan Sejarah di Benteng Willem I Ambarawa Lewat Outing Class

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:03

Siswa MTs Aswaja Tengaran Olah Limbah Jadi Produk Kreatif, Tanamkan Kepedulian Lingkungan

Berita Terbaru