Pemburu Biawak Hanyut di Sungai Lusi Grobogan Saat Menyeberang

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GROBOGAN | SEKEDARINFO.NET – Seorang pemburu biawak dilaporkan hanyut di Sungai Lusi, tepatnya di Dusun Brakas, Desa Terkesi, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Korban diketahui bernama Yusuf Afandi (24), warga Kecamatan Godong.

Peristiwa bermula saat korban bersama lima rekannya berburu biawak di sekitar aliran Sungai Lusi. Dalam aktivitas tersebut, korban berniat menyeberangi sungai dengan cara berenang menuju sisi seberang.

Namun nahas, saat berada di tengah sungai yang memiliki lebar sekitar 20 meter, korban diduga kelelahan. Selain itu, arus sungai yang cukup deras membuat korban kesulitan mengendalikan diri hingga akhirnya terseret arus dan hanyut.

INFO LAINYA  Olah TKP Lanjutan, Polisi Dalami Kasus Perampokan Maut di Rumbai

Mengetahui kejadian tersebut, rekan-rekan korban tidak dapat memberikan pertolongan dan segera melaporkan peristiwa itu kepada perangkat desa setempat. Laporan kemudian diteruskan ke Basarnas Pos SAR Jepara.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim setelah menerima informasi adanya orang hanyut di Sungai Lusi.

INFO LAINYA  Rem Truk Tronton Diduga Blong di Turunan Exit Tol Bawen, 3 Kendaraan Dihantam Sekaligus

“Kami menerima laporan adanya orang hanyut di Sungai Lusi, kemudian langsung mengirim satu tim dari Pos SAR Jepara untuk melakukan pencarian,” ujarnya.

Upaya pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan menyisir aliran sungai, baik melalui jalur darat di tepi sungai maupun menggunakan perahu karet. Area pencarian telah diperluas hingga sejauh kurang lebih 3 kilometer dari lokasi kejadian.

INFO LAINYA  Siswa MTs Aswaja Tengaran Olah Limbah Jadi Produk Kreatif, Tanamkan Kepedulian Lingkungan

Meski demikian, hingga hari kedua pencarian, korban belum berhasil ditemukan. Kondisi air sungai yang keruh serta arus yang masih deras menjadi kendala utama bagi tim di lapangan.

“Hingga Selasa siang hari kedua, korban belum ditemukan. Air sungai cukup keruh dan arus masih deras, sehingga menyulitkan proses pencarian,” tambah Budiono.
Tim SAR berharap kondisi cuaca yang cerah dapat membantu proses pencarian sehingga korban segera ditemukan.***(AT)

Berita Terkait

Warga Sraten Tuntang Temukan Perempuan Lansia Meninggal di Kamar Mandi Rumahnya
Rem Truk Tronton Diduga Blong di Turunan Exit Tol Bawen, 3 Kendaraan Dihantam Sekaligus
Halal Bihalal FKPPI Jateng Digelar di Salatiga, Perkuat Peran Sosial Organisasi

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:45

Pemburu Biawak Hanyut di Sungai Lusi Grobogan Saat Menyeberang

Selasa, 5 Mei 2026 - 01:24

Warga Sraten Tuntang Temukan Perempuan Lansia Meninggal di Kamar Mandi Rumahnya

Senin, 4 Mei 2026 - 13:15

Rem Truk Tronton Diduga Blong di Turunan Exit Tol Bawen, 3 Kendaraan Dihantam Sekaligus

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:52

Halal Bihalal FKPPI Jateng Digelar di Salatiga, Perkuat Peran Sosial Organisasi

Berita Terbaru