Tradisi Kupatan Sambut 1 Suro 2026, Warga Ungaran Doakan Keselamatan dan Keberkahan

Senin, 15 Juni 2026 - 20:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNGARAN | SEKEDARINFO.NET — Warga Dusun Muneng, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah kembali menggelar tradisi Kupatan untuk menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah atau 1 Suro 2026 disepanjang jalan pada Senin sore (15/06/2026).

Tradisi yang telah berlangsung turun-temurun tersebut menjadi sarana bagi warga untuk mengungkapkan rasa syukur, sekaligus memanjatkan doa demi keselamatan, kesehatan, kelancaran rezeki, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat.

Ketua RW 2 Dusun Muneng, Sugiyono, mengatakan pelaksanaan tradisi Kupatan tahun ini berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya. Warga sepakat tidak menggelar prosesi saling melempar ketupat karena mempertimbangkan nilai kemanfaatan makanan tersebut.

INFO LAINYA  Peringati Hari Tari Sedunia, Puluhan Penari Tengaran Tampilkan Kreasi di HANJOGED

“Ketupat merupakan makanan yang layak dikonsumsi, sehingga lebih baik dinikmati bersama daripada digunakan untuk saling lempar. Namun makna tradisinya tetap sama, yaitu sebagai ungkapan syukur dan doa untuk keselamatan serta keberkahan warga,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, warga berkumpul untuk berdoa bersama. Doa dipanjatkan tidak hanya bagi masyarakat yang masih hidup, tetapi juga untuk para leluhur agar senantiasa mendapat tempat yang baik serta membawa keberkahan bagi generasi penerus.

INFO LAINYA  Dinas Perpustakaan Jateng Digitalisasi 17 Naskah Kuno Milik Kolektor Salatiga

Setiap kepala keluarga membawa ketupat sesuai jumlah anggota keluarganya. Ketupat tersebut dilengkapi berbagai lauk pendamping yang kemudian disantap bersama setelah rangkaian doa selesai.

Salah seorang warga, Liliyana, menyampaikan bahwa tradisi Kupatan menjadi momen penting untuk mempererat kebersamaan dan silaturahmi antar warga. Selain itu, tradisi ini juga menjadi wujud harapan agar kehidupan masyarakat di tahun yang baru semakin baik.

INFO LAINYA  Sambut Tahun Baru Islam, Pawai Ta'aruf Warnai Harmoni Toleransi di Kota Salatiga

Melalui tradisi Kupatan tersebut, warga Dusun Muneng berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah membawa kedamaian, kesehatan, umur panjang, kelancaran rezeki, serta keberkahan bagi seluruh masyarakat. Tradisi ini sekaligus menjadi upaya melestarikan warisan budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.***(AT)

Berita Terkait

Sambut Tahun Baru Islam, Pawai Ta’aruf Warnai Harmoni Toleransi di Kota Salatiga
Pawai Taaruf Semarakkan Tahun Baru Islam di Salatiga, Perkuat Persatuan dan Toleransi Umat
Dinas Perpustakaan Jateng Digitalisasi 17 Naskah Kuno Milik Kolektor Salatiga
Peringati Hari Tari Sedunia, Puluhan Penari Tengaran Tampilkan Kreasi di HANJOGED

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:28

Sambut Tahun Baru Islam, Pawai Ta’aruf Warnai Harmoni Toleransi di Kota Salatiga

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:18

Pawai Taaruf Semarakkan Tahun Baru Islam di Salatiga, Perkuat Persatuan dan Toleransi Umat

Senin, 15 Juni 2026 - 20:45

Tradisi Kupatan Sambut 1 Suro 2026, Warga Ungaran Doakan Keselamatan dan Keberkahan

Senin, 25 Mei 2026 - 16:27

Dinas Perpustakaan Jateng Digitalisasi 17 Naskah Kuno Milik Kolektor Salatiga

Senin, 4 Mei 2026 - 01:27

Peringati Hari Tari Sedunia, Puluhan Penari Tengaran Tampilkan Kreasi di HANJOGED

Berita Terbaru

INFO PERISTIWA

Lansia Asal Tegal Tersesat Usai Berwisata di Celosia Bandungan

Senin, 29 Jun 2026 - 23:21

INFO PENDIDIKAN

UKSW Dukung Keberlanjutan Sekolah Lansia Purbaya di Salatiga

Senin, 29 Jun 2026 - 21:41