KABUPATEN SEMARANG | SEKEDARINFO.NET – Ajang Indonesia’s Horse Racing (IHR) Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 Tahun 2026 sukses menyedot perhatian masyarakat. Sekitar 30 ribu penonton memadati Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (10/5/2026).
Event yang digelar SARGA.CO bersama PP PORDASI dan Pura Mangkunegaran itu menghadirkan perpaduan kompetisi olahraga, budaya Jawa, hingga hiburan modern dalam satu arena pacuan kuda nasional.
Sebanyak 147 kuda pacu terbaik dari berbagai daerah di Indonesia turut ambil bagian dalam kejuaraan bergengsi tersebut. Tak hanya menyuguhkan persaingan sengit di lintasan, pengunjung juga disuguhi atmosfer festival budaya hingga pembagian es krim gratis yang menambah kemeriahan acara.
Sorotan utama datang dari kuda Princess Gavi asal Jawa Barat yang sukses meraih gelar perdana Piala Raja Mangkunegaran usai menjuarai Kelas Terbuka Handicap 2.000 meter.
Sementara itu, Saga Serumpun asal Sumatera Barat tampil impresif dengan memenangkan Kelas 3 Tahun Derby 1.600 meter. Kemenangan tersebut sekaligus menggagalkan ambisi Maxi of Khalim asal Jawa Barat untuk mencetak sejarah back to back Triple Crown Indonesia setelah sebelumnya menjadi juara Triple Crown Serie I.
Total hadiah sebesar Rp600 juta diperebutkan dalam ajang ini. Sebanyak 54 kuda berhasil naik podium dalam berbagai kelas perlombaan.
BHM Stable asal Kalimantan Selatan menjadi stable dengan raihan podium terbanyak yakni tujuh podium. Posisi berikutnya ditempati King Halim Stable dari Jawa Barat dengan enam podium, disusul Eclipse Stable dengan lima podium.
Untuk kategori joki, Jemmy Runtu, Meikel Soleran, dan Trully Pantouw menjadi yang paling bersinar dengan masing-masing meraih empat podium.
Managing Director SARGA Group, Nugdha Achadie mengatakan, IHR 2026 dirancang sebagai pengalaman sportainment yang memadukan olahraga, budaya, dan hiburan modern agar semakin diminati generasi muda.
“Melalui IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026 ini, kami ingin menghadirkan pacuan kuda sebagai sebuah sportainment experience yang memadukan kompetisi olahraga, nilai budaya, dan hiburan modern,” ujarnya.
Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkoenagoro X menyebut Piala Raja Mangkunegaran menjadi bagian penting dalam menjaga tradisi olahraga berkuda sebagai kekayaan budaya bangsa.
Menurutnya, event tersebut diharapkan berkembang menjadi ruang pertemuan budaya, prestasi, wisata, dan generasi muda Indonesia.
Sementara Ketua Umum PP PORDASI Aryo Djojohadikusumo mengaku bangga dengan lahirnya Piala Raja Mangkunegaran yang digelar bertepatan dengan Adeging Mangkunegaran ke-269.
“Hal ini sesuai dengan program PP PORDASI untuk memperbanyak Piala Raja, sehingga dapat menambah gengsi dan perayaan budaya dalam pacuan kuda,” katanya.
Piala Raja Mangkunegaran menjadi seri pertama dalam King’s Cup Series atau Seri Piala Raja pada rangkaian IHR 2026 yang nantinya terdiri dari tiga seri Piala Raja.
Ajang ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan hingga Sulawesi Utara.
IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026 didukung sejumlah sponsor nasional di antaranya Arsari Tambang, Bank Mandiri, Japfa, Fortis, Pertamina, Aquviva, Top Coffee, Daum Crystal from Elite Grahacipta, dan Blue Blood Stable. ***(AT)






