SALATIGA | SEKEDARINFO.NET – Pemerintah Kota Salatiga Jawa Tengah memanfaatkan momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 untuk menegaskan capaian kinerja dan prestasi di berbagai bidang, mulai dari tata kelola pemerintahan hingga pendidikan inklusif. Upacara peringatan digelar di halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (4/5/2026), diikuti jajaran Forkopimda, kepala OPD, ASN, perwakilan guru, serta tamu undangan.
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Dalam pidato tersebut ditekankan pentingnya penerapan konsep 3M, yakni mindset (pola pikir) maju, mental kuat, dan misi yang lurus sebagai fondasi peningkatan mutu pendidikan.
Namun, yang menjadi sorotan dalam peringatan Hardiknas tahun ini adalah deretan prestasi yang berhasil diraih Pemkot Salatiga. Sejumlah penghargaan diserahkan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan inovasi di antaranya Penghargaan Kota Tertoleran se-Indonesia. Prestasi kinerja tinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah berdasarkan EPPD Tahun 2025.
Peringkat II EPPD Tahun 2024 tingkat Provinsi Jawa Tengah, Penghargaan dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah atas tata kelola Unit Layanan Disabilitas terbaik, Penghargaan penilaian maladministrasi pelayanan publik Tahun 2025 dari Ombudsman kepada SMP Negeri 6 Salatiga. Penghargaan atas kontribusi penyandang disabilitas dalam pemenuhan hak pendidikan
Juara III Olimpiade Siswa Nasional (OSN) cabang IPA jenjang SD/MI yang diraih siswa SD Bethany Salatiga, Benedictus Gerardo Tristan Arjuna.
Wali Kota Robby menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam membangun pelayanan publik dan pendidikan yang lebih baik.
“Capaian ini bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan pendidikan dan tata kelola pemerintahan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui momentum Hardiknas 2026, Pemkot Salatiga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan yang inklusif dan merata, sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi emas Indonesia 2045.***(AT)






