KENDAL | SEKEDARINFO.NET – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menjajal paralayang untuk pertama kalinya di kawasan Curug Sewu, Sabtu (2/5/2026). Pengalaman tersebut sekaligus menjadi upaya promosi potensi pariwisata olahraga di wilayah tersebut.
“Pengalaman pertama ini memuaskan dan memacu adrenalin,” ujar Taj Yasin usai melakukan atraksi paralayang.
Menurutnya, Curug Sewu memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi sport tourism, khususnya olahraga paralayang. Ia berharap layanan tandem paralayang dapat dibuka setiap hari agar berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, termasuk pelaku UMKM di sekitar lokasi.
Wagub menilai pengembangan paralayang di Curug Sewu dapat memperkaya pilihan destinasi wisata di Jawa Tengah, sekaligus mendukung arah pembangunan daerah ke depan, termasuk sektor wisata dan ekonomi syariah.
Ia juga menyebut aksesibilitas Jawa Tengah yang semakin terbuka, seperti penerbangan langsung dari Bandara Jenderal Ahmad Yani ke sejumlah negara, menjadi peluang untuk menarik wisatawan mancanegara.
Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Gus Yasin tersebut mendorong kolaborasi antarwilayah dalam pengembangan pariwisata. Menurutnya, semakin banyak destinasi yang terintegrasi, maka semakin lama wisatawan akan tinggal di Jawa Tengah.
Sementara itu, ofisial Curug Sewu Paralayang, Achmad Trisno, menyambut baik kehadiran Wagub yang dinilai dapat meningkatkan popularitas destinasi tersebut.
“Kami sangat senang atas antusiasme beliau, apalagi mencoba langsung terbang. Harapannya, kegiatan tandem paralayang bisa rutin digelar setiap hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, keunggulan Curug Sewu terletak pada pengalaman terbang di atas air terjun, yang dinilai masih jarang ditemukan di lokasi lain.
Salah satu atlet paralayang asal Surakarta, Trissa Flora Tehupeiory, juga mengaku terkesan dengan panorama alam Curug Sewu.
“Seru banget, pemandangannya curug, tadi juga terlihat pelangi,” katanya.
Pengembangan paralayang di Curug Sewu diharapkan dapat menjadi daya tarik baru wisata Jawa Tengah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata di daerah.(SKI)







