Salatiga Dibidik Jadi Kota Keramik, Pemkot Dorong Kolaborasi “Holding” UMKM

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALATIGA | SEKEDARINFO.NET- Pemerintah Kota Salatiga Jawa Tengah mulai membidik pengembangan sektor kerajinan sebagai identitas baru daerah dengan mendorong Salatiga menjadi kota keramik. Langkah ini diwujudkan melalui pelatihan kerajinan keramik yang digelar di Naruna Space, Senin (4/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., didampingi Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan. Pelatihan ini menjadi bagian dari strategi memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku UMKM.

Dalam sambutannya, Wali Kota Robby menekankan pentingnya kolaborasi antar pelaku usaha melalui konsep “holding” UMKM. Model ini memungkinkan pelaku usaha yang telah berkembang membina dan bermitra dengan pelaku UMKM baru dalam satu jejaring produksi yang terintegrasi.

INFO LAINYA  Sertijab JPT Pratama, Wali Kota Salatiga Tekankan Akselerasi Kinerja dan Profesionalisme

“Kolaborasi antara UMKM yang sudah mapan dengan pelaku UMKM baru sangat diperlukan. Melalui sistem holding ini, peserta dapat belajar langsung dari praktisi, sehingga nantinya mampu mandiri dan menjadi bagian dari rantai produksi keramik yang lebih luas,” ujarnya.

Menurutnya, melalui pola tersebut, para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga peluang untuk terlibat dalam produksi berbagai produk keramik seperti piring, gelas, hingga kerajinan bernilai jual tinggi dengan kualitas yang terjaga.

Wali Kota juga optimistis, dengan pendampingan dari praktisi yang telah menembus pasar global, produk keramik asal Salatiga akan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Ia mencontohkan keberhasilan pengembangan batik di Salatiga yang kini telah memiliki ciri khas dan kualitas yang mampu bersaing dengan daerah lain.

INFO LAINYA  Panen Prestasi di Hardiknas 2026, Pemkot Salatiga Borong Penghargaan

“Ke depan, Salatiga diharapkan dapat menjadi pusat keramik yang diperhitungkan, seperti halnya batik yang sudah berkembang lebih dulu,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Salatiga, Dr. Bayu Joko Mulyono, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan upaya konkret pemerintah dalam mengembangkan sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif.

INFO LAINYA  Coba Paralayang di Curug Sewu, Wagub Jateng Dorong Pengembangan Sport Tourism

“Kerajinan keramik memiliki potensi besar, baik dari sisi nilai seni maupun ekonomi. Melalui pelatihan ini, kami ingin meningkatkan keterampilan teknis, mendorong inovasi desain, serta memperkuat daya saing produk lokal,” jelasnya.

Pelatihan diikuti oleh 30 pelaku UMKM, termasuk 15 anggota Rumah Dilan. Kegiatan juga ditandai dengan penyerahan bahan pelatihan secara simbolis oleh Wali Kota, Ketua TP PKK, dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM sebagai tanda dimulainya program.

Melalui inisiatif ini, Pemkot Salatiga berharap terbentuk ekosistem kerajinan keramik yang kuat dan berkelanjutan, sekaligus membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah berbasis kreativitas.***(AT)

Berita Terkait

Coba Paralayang di Curug Sewu, Wagub Jateng Dorong Pengembangan Sport Tourism

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:56

Salatiga Dibidik Jadi Kota Keramik, Pemkot Dorong Kolaborasi “Holding” UMKM

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:45

Coba Paralayang di Curug Sewu, Wagub Jateng Dorong Pengembangan Sport Tourism

Berita Terbaru